Nabire, 18 Februari 2020| 05.05 (sore) Wib.

Hatiku begitu menggebu Setiap kudengar tausiyah suci itu Rangkai katanya merona hatiku Alur ritmiknya memerah telingaku
Jiwaku menggebu haru bertalu Setiap derap pergerakan dihentakkan Menyentak rasa lengang sanubari Menggetar senyap keterlenaanku
Wahai geloraku, jangan tenggelamkan
Rasa cintaku pada perjuangan ini Hanya karena tak bertemu sang guru Yang selalu mengetuk pintu hatimu
Sematkan dalam ingatanmu, Pandangan optimis penuh harapan Seperti menatap indahnya langit biru Penuh cahaya, menghangatkan hati
Agar kusambut langkah perjuangan itu,
Bersama kalam dan sabda yang tlah terpatri
Buktikan rasa peduli, simbol pemberani
Agar sinarnya terangi persada ini
Jadilah bunga yang harum di persada ini
Yang menebar wangi, pesona alami Bangkit dan melangkahlah dengan pasti Peradaban di negeri ini harus tegak berdiri
Coretan Pena Anak Muda Papua✊
Dibumi Cenderawasi😇🙏.
Photo 🧐 : DYX….