PAHITNYA HIDUP

TERBANGUN DARI MIMPI

Pahit getirnya hidup telah banyak ku lalui
dalam setiap hembusan nafas dan deraian air mata semua itu telah melukiskan luka tersendiri dalam satu ruang di hati ini

Kecewa, sakit, menahan setiap luka
goresan itu telah melukai batin yang sudah cukup tersiksa ini dan semakin lama membuatku makin sakit dan sakit
kini aku telah di rambah oleh keterasingan hidup dan kesengsaraannya
semangatku telah patah

senyumanku telah pudar karena aku telah terjerat dalam sebuah kehidupan yang semu Aku terjatuh di sebuah jurang kegelapan tersesat dalam jalan tak berujung dan tenggelam di tengah lautan tak bertepi Dingin dan sunyinya malam selalu menyudutkanku dalam tangis manis pahitnya hidup membawaku bimbang dan resah
aku benar-benar terpuruk dalam keterpurukan yang panjang ksedihan memenuhi setiap anganku

fikiranku di penuhi awan mendung yang gelap semakin lama smakin ku ingin menjauh, pergi, dan lari membawa setiap luka dan rasa kecewa

namun aku tak mau terlalu lama di jajah oleh rasa pilu karena rasa itu telah menghancurkan harapan ini Aku telah di dera oleh dinginnya angin malam

yang menusuk ragaku aku di landa ketakutan kegelapan yang mencekam Kini aku benar-benar merasakan pahitnya hidup sendiri dalam sebuah keterasingan yang menghadirkan sejuta luka kalbu
Namum ku mencoba tuk berdiri

aku selalu di dudukkan oleh bayangan dunia kegelapan bayangan itu selalu melayang-melayang di benak ini mengiringi setiap pijakan langkah kaki dan detak jantung
Aku lemah langkahku gontai

merasakan tabir kehidupan ni alunan nada sendu selalu berdengung-dengung di pendengaranku tatapan kebencian selalu membayangiku dalam tangis Kesunyian, kesendirian, dan kesedihanku telah menggagalkanku dalam mengarungi hidup ini aku kehilangan…

Kisah Yang Pernah Terjadii
Dalam Mimpi Ku Pertemu Sosok Diri
Dalam kalbu ku, bersamamu.
😇😇😇😇😇😇😇😇😇😇😇😇😇😇😇😇


Holladia. 21 Februari 2020

Wib. 06:23

Coretan Anak Muda Papua✊

Dibumi Cenderawasi

Photo🧐: DYX

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai